Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ponsel

Generasi Menunduk (2) : Pemburu WiFi

Di suatu sore, ketika berjalan-jalan di Mall, saya memperhatikan sebuah Coffe Shop yang lumayan sepi. Hanya ada beberapa pelanggan saja. Salah satunya seorang perempuan yang saya amati cukup lama berada di tempat tersebut. Mungkin sekitar 30 menit sudah perempuan tersebut duduk di salah satu meja. Minuman yang dia pesan baru diminum sedikit tampaknya. Sementara matanya masih asyik dengan ponsel. Saya tidak tahu apa yang dilakukannya, namun fenomena ini semakin banyak kita jumpai di tempat-tempat yang menyediakan WiFi gratis. Masa begitu mahalnya tarif kuota internet yang disediakan oleh operator, menyebabkan para penggunanya menjadi "kreatif" mencari cara untuk tetap bisa update dengan media sosialnya. Beruntung, saat ini cafe-cafe serta beberapa taman kota menyediakan WiFi gratis yang bisa dinikmati. Demi menghemat pengeluaran dalam berinternet, akhirnya tempat-tempat tersebut menjadi favorit untuk dikunjungi, sekedar memanfaatkan WiFi gratis yang tersedia. Generasi...

Seri Generasi Menunduk (1) : Serba Update

Gambar
Sumber Gambar : socialtimes.com Ketika masa kecil dulu, di tahun 1990an, saat itu informasi sulit didapat. Hanya ada satu televisi yang mendominasi kala itu, yakni televisi milik pemerintah. Televisi swasta hanya beberapa, namun di jam-jam tertentu, diwajibkan "me-relay" siaran TVRI yang kala itu menjadi televisi pemerintah. Baru televisi (dan radio) saja yang menjadi media informasi kala itu. Saya tinggal di pedesaan, jadi sangat jarang akses ke koran pun media lainnya. Melihat perkembangan informasi dan komunikasi saat ini, rasanya tidak percaya saya mengalami masa yang sulit mendapat informasi seperti itu. Kini, berbekal media seperti smartphone, tiap menit bahkan detik, informasi senantiasa membanjiri. Dari informasi yang penting, hingga sekedar orang naksis yang menulis status, senantiasa berubah setiap saat. Smartphone telah menciptakan generasi yang senantiasa berbagi informasi. Tak peduli apapun, pemilik akun media sosial, dengan smartphonenya menjadi gen...

Menghapus File Video dan Musik Bawaan Pada Nokia Asha 501

Sudah hampir satu tahun sudah saya memiliki ponsel Nokia Asha 501. Ya meskipun bisa dikatakan ini smartphone yang nanggung, saya cukup terbantu memilikinya. Namun, setelah diupdate software dan beberapa aplikasi bawaan, saya merasa ponsel ini tidak seresponsif saat baru dulu.  Nah, kemarin saya mencoba memperbarui WeChat dan Line di ponsel tersebut, namun selalu gagal karena memori internal tidak mencukupi. Sayapun diminta menghapus beberapa file seperti phonebook, alarm, note, dsb. Nah karena berisi data-data penting, saya pun berpikir dua kali untuk menghapusnya. Sebenarnya, di memori internal tesebut, banyak 'dipakai' untuk file video mp4 berjudul 'Everyday Adventure' dan 3 file mp3 (lupa judulnya) yang memakan lebih banyak memori. Ketika saya berniat menghapusnya pun tidak bisa secara langsung, akhirnya saya melakukan 'trik' seperti ini : 1. Buka menu File 2. Pilih Memori Telepon (kapasitasnya 66.7 MB) 3. Tarik dari bawah layar ke atas, kemu...