Postingan

Mari, Merenungi Kematian

Merenungi hidup, itu biasa. Tanpa siapa pun kita berusaha merenungi hidup, manusia diciptakan dengan fitrah kuat untuk memikirkan hidupnya. Karena itu, manusia dianggap sebagai makhluk atau ciptaan Allah yang selalu kepayahan. " Sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah... " (QS. Al-Balad: 4). " Sesungguhnya, manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapatkan kebaikan ia kikir.. " (QS. Al-Ma'aarij: 19-21) لاَ يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُمْ مِنْهَا بِمُخْرَجِينَ " Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan darinya... " (QS. Al-Hijr: 48). Manusia begitu kepayahan, dan wujud kepayahan itu begitu terlihat nyata dalam kehidupan, hanya semata-mata karena ia memikirkan hidup. Diawali dengan bagaimana ia tetap bertahan hidup. Lalu berkembang, bagaimana ia bisa hidup dengan lebih baik dari sekarang. lalu berlan...

Mengkritisi Para Praktisi Ekonomi Syariah (Seri 1 dan 2)

Alhamdulillah, shalawat  dan salam semoga senantiasa dimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Bersama berjalannya waktu, kesadaran umat Islam akan pentingnya kembali kepada pangkuan agama mereka semakin terasa kuat dan membulat. Demikianlah dinamika kehidupan umat Islam sepanjang sejarah. Pasang surut ini selaras dengan pasang surut iman dan ketakwaan mereka. Sebagaimana yang Anda rasakan, dalam beberapa kesempatan dan keadaan, Anda merasakan iman Anda bertambah, dan di lain kesempatan, Anda merasa iman Anda menurun dan mungkin juga loyo. عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (إِنَّ الإِيْمَانَ لَيَخْلَقُ فِى جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ الْخَلِقُ فَاسْأَلُوا الله أَنْ يُجَدِّدَ الإِيْمَانَ فِى قُلُوبِكُم)  .رواه الطبراني والحاكم Sahabat Abdullah bin Amer bin Al-'Ash –semoga Allah meridhai keduanya-, mengisahkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sungguh, iman itu dapat usang ...

Keajaiban, yang Selamat dari Malapetaka (kompas.com)

Gambar
Editor:  Egidius Patnistik Senin, 14 Maret 2011 | 07:58 WIB Dibaca:  25294 Komentar :  0 AP Hiromitsu Shinkawa, kakek berusia 60 tahun, warga kota Minamisoma, Prefektur Miyagi, Jepang timur laut melambaikan tangan untuk meminta tolong. Ia terseret 15 kilometer ke laut lepas. Setelah dua hari, tepatnya Minggu (13/3/2011), ia ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat. TSUNAMI  yang menyapu pesisir timur Pulau Honshu dan pulau lain di pantai Pasifik, Jepang, telah meninggalkan sejuta kisah sedih bagi para korban yang selamat. Setelah berjuang melawan air bah berkecepatan 800 kilometer per jam itu, bahkan ada yang terseret hingga sejauh 15 kilometer ke laut lepas, mereka berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. ”Apakah saya sedang bermimpi? Saya merasa seperti dalam sebuah film fiksi,” kata Ichiro Sakamoto (50), warga Hitachi di Prefektur Ibaraki. ”Setiap kali saya mencoba mencubit pipi untuk memastikan apakah saya bermimpi atau tidak,” katanya. Hitachi, seperti ko...

Beralih dari Entrepreneur ke Infopreneur? Mengapa Tidak?

Istilah “Infopreneur” relatif baru dalam hiruk-pikuk bisnis karena membuka pintu bagi para entrepreneur untuk menghasilkan sumber penghasilan baru. Hanya dengan menjadi seorang infopreneur yang menjual informasi. Produk informasi ditawarkan dalam berbagai bentuk termasuk buku, e-book, laporan khusus, audio, video, lembar kerja, booklet tip, dan metode apapun dimana Anda menyampaikan informasi secara virtual. Apakah Anda ingin meluncurkan bisnis baru atau menambahkan sumber penghasilan baru untuk bisnis yang sudah berjalan, peluang untuk menjual info produk terbuka sangat lebar. Benefit Info Produk Salah satu keuntungan terbesar info produk adalah saat mereka dibuat dan proses penyebaran dibuat otomatis, mereka bisa menjual sepanjang waktu dengan upaya yang minim. Dan itu tidak berhenti begitu saja. Banyak infopreneur telah menemukan benefit tersembunyi dari menjual produk ini. Misalnya, penulis bisa menggunakan buku mereka seperti kartu bisnis, menggunak...

Kenapa Harus Menikah :P (perpustakaan-islam.com)

Kenapa Harus Menikah? Posted by admin Berikut beberapa alasan mengapa harus menikah, semoga bisa memotivasi kaum muslimin untuk memeriahkan dunia dengan nikah. Berikut beberapa alasan mengapa harus menikah, semoga bisa memotivasi kaum muslimin untuk memeriahkan dunia dengan nikah. 1. Melengkapi agamanya “Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. (HR. Thabrani dan Hakim). 2. Menjaga kehormatan diri “Wahai para pemuda! Barang siapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya. (HSR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasaiy, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi). 3. Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia “Segala sesuatu yang di dalamnya...

Beberapa Cara Shalat Malam (perpustakaan-islam.com)

Beberapa Cara Shalat Malam Posted by admin Bagaimana Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam melaksanakan shalat malam? Berapa rakaat Beliau melaksanakannya? Beberapa Cara Shalat Malam yang dikerjakan Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam Untuk melengkapi pembahasan ini kami nukilkan keterangan Syaikh Al-Albani (terjemahan) yang berjudul Kelemahan Riwayat Tarawih 20 Rakaat, penerbit DATANS, Bangil (pen.) Dari hadits-hadits dan riwayat yang ada dapat disimpulkan bahwa Nabi shallallahu `alaihi wa sallam mengerjakan shalat malam dan witir lengkap berbagai cara: 1. Shalat 13 rakaat dan dimulai dengan 2 rakaat yang ringan. Berkenaan dengan ini ada beberapa riwayat: A. Hadits Zaid bin Khalid al-Juhani bahwasanya berkata: Aku perhatikan shalat malam Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam. Yaitu (ia) shalat dua rakaat yang ringan, kemudian ia shalat dua rakaat yang panjang sekali. Kemudian shalat dua rakaat, dan dua rakaat ini tidak sepanjang dua rakaa...