Postingan

Pintu-Pintu Masuknya Syetan

Imam Ibnul Qayyim menyebutkan empat macam pintu masuknya syetan untuk menjerumuskan manusia. Empat pintu tersebut adalah; lahazhat (pandangan mata), khatharat (angan-angan), lafzhat (ucapan lisan), dan khuthuwat (langkah kaki). Beliau rahimahullah telah menjelaskan betapa bahayanya jika kita meremeh kan dan tidak waspada terhadap empat hal ini. Selain itu, beliau juga menjelaskan bagaimana cara untuk menjaga diri darinya agar seseorang selamat dari tipu daya dan gangguan syetan. Di antaranya beliau mengatakan, "Karena sumber kemaksiatan itu dimulai dari pandangan, maka Allah subhanahu wata’ala mendahulukan perintah menundukkan pandangan daripada perintah menjaga kemaluan. Karena berbagai kejadian buruk itu dimulai dari padangan, sebagaimana api yang besar berasal dari percikan yang kecil. Maka dimulai dari pandangan, lalu menjadi angan-angan, lalu langkah kaki dan terakhir melakukan dosa. Berikut ini penjelasan ringkas tentang empat hal di atas, semoga bermanf...

Tsunami Kuak Lokasi Atlantis?

Gambar
Tsunami Kuak Lokasi Atlantis? Dialog Plato di tahun 360 SM menjadi satu-satunya sumber sejarah soal kota Atlantis. SENIN, 14 MARET 2011, 10:22 WIB                                                                                                                                 Ita Lismawati F. Malau Ilustrasi Kota Atlantis yang hilang ditelan lautan   VIVAnews -  Jepang baru saja tertimpa musibah karena diguncang gempa 9 SR dan disusul tsunami dahsyat yang menyapu sejumlah wilayah di Negeri Sakura itu. Namun, tsunami tidak selamanya dikaitkan dengan bencana, setidaknya untuk tim peneliti dan pencari lokasi kota legendaris, Atlantis.  Sebuah tim asal Amerika Se...

9 dari 10 Pintu Rezeki di Perdagangan?

Alhamdulillah, shalawat  dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Ada sebuah hadits yang sering tersebar di kalangan orang awam sebagai motivasi untuk berbisnis atau menjadi pedagang. Namun, disayangkan hadits ini belum diletiti akan keshahihannya. Walaupun mungkin makna perkataan tersebut benar dan sah-sah saja. Akan tetapi, sangat tidak tepat jika kita menyandarkan suatu perkataan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam , padahal beliau tidak pernah mengatakannya. Karena, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  sendiri bersabda, مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “ Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka .” (HR. Bukhari, no. 1291 dan Muslim, no. 3). Hadits yang kami maksudkan di atas adalah hadits berikut ini, تِسْعَةُ أَعْشَارِ الرِزْقِ فِي التِّجَارَةِ " Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan. " Sekarang kita akan meneliti sh...

Mari, Merenungi Kematian

Merenungi hidup, itu biasa. Tanpa siapa pun kita berusaha merenungi hidup, manusia diciptakan dengan fitrah kuat untuk memikirkan hidupnya. Karena itu, manusia dianggap sebagai makhluk atau ciptaan Allah yang selalu kepayahan. " Sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah... " (QS. Al-Balad: 4). " Sesungguhnya, manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapatkan kebaikan ia kikir.. " (QS. Al-Ma'aarij: 19-21) لاَ يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُمْ مِنْهَا بِمُخْرَجِينَ " Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan darinya... " (QS. Al-Hijr: 48). Manusia begitu kepayahan, dan wujud kepayahan itu begitu terlihat nyata dalam kehidupan, hanya semata-mata karena ia memikirkan hidup. Diawali dengan bagaimana ia tetap bertahan hidup. Lalu berkembang, bagaimana ia bisa hidup dengan lebih baik dari sekarang. lalu berlan...

Mengkritisi Para Praktisi Ekonomi Syariah (Seri 1 dan 2)

Alhamdulillah, shalawat  dan salam semoga senantiasa dimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Bersama berjalannya waktu, kesadaran umat Islam akan pentingnya kembali kepada pangkuan agama mereka semakin terasa kuat dan membulat. Demikianlah dinamika kehidupan umat Islam sepanjang sejarah. Pasang surut ini selaras dengan pasang surut iman dan ketakwaan mereka. Sebagaimana yang Anda rasakan, dalam beberapa kesempatan dan keadaan, Anda merasakan iman Anda bertambah, dan di lain kesempatan, Anda merasa iman Anda menurun dan mungkin juga loyo. عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (إِنَّ الإِيْمَانَ لَيَخْلَقُ فِى جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ الْخَلِقُ فَاسْأَلُوا الله أَنْ يُجَدِّدَ الإِيْمَانَ فِى قُلُوبِكُم)  .رواه الطبراني والحاكم Sahabat Abdullah bin Amer bin Al-'Ash –semoga Allah meridhai keduanya-, mengisahkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sungguh, iman itu dapat usang ...