Postingan

Bergantung Pada Ponsel Pintar

Generasi saat ini hampir semuanya memiliki ponsel pintar(smartphone). Dari mulai anak-anak hingga dewasa. Beragam niatan dan juga kegiatan yang dapat dilakukan oleh ponsel pintar. Chatting, browsing, bahkan bermain game bisa dilakukan menggunakan ponsel. Sesuatu yang bertahun-tahun lalu mungkin tidak terpikirkan. Dulu mungkin orang hanya berpikir menggunakan ponsel hanya sebagai alat komunikasi saja. Bahkan dengan harga yang lumayan mahal, ponsel hanya dimiliki oleh beberapa kalangan saja. Namun perkembangan zaman memang semakin meningkat. Ponsel kini tak hanya sekedar alat komunikasi. Makin terjangkaunya ponsel bahkan membuat hampir semua orang memilikinya. Berbeda dengan puluhan tahun lalu, ponsel kini menjadi sebuah hal yang berhubungan erat dengan sendi kehidupan. Sebenarnya bukan faktor ponselnya saja, namun teknologi yang menyertai dan diterapkan pada ponsel lah yang telah menjadikannya penting bagi kehidupan. Seperti saya singgung diatas, ponsel pintar saat ini merupakan salah...

Perlu RAM Berapa di Smartphone?

RAM (Random Access Memory) adalah salah satu komponen penting pada sebuah ponsel pintar (smartphone), mudahnya komponen ini berguna untuk mengerjakan beberapa tugas secara bersama-sama. Karena pengguna ponsel saat ini gemar membuka beragam aplikasi secara bersamaan, menjadikan produsen berlomba-lomba mengeluarkan ponsel dengan spesifikasi RAM yang besar. Ambil contoh Infinix Zero 5 dengan 6 GB RAM serta OnePlus 5T dengan 8 GB RAM. Sebenarnya berapa minimal RAM yang diperlukan agar bisa nyaman menggunakan sebuah ponsel? Jawaban antara pengguna satu dengan yang lain amat beragam. Saya sendiri bukanlah orang yang kerap melakukan multitasking. Saya hanya membuka aplikasi yang hendak digunakan, dan menutupnya ketika selesai. Hanya saja, beberapa aplikasi seperti chatting saya tetap biarkan berjalan di background. Dengan pemakaian ala saya, menggunakan ponsel untuk media sosial, dan chatting serta beberapa tugas ringan seperti browsing dan menulis catatan, RAM sebesar 1,5 GB milik LG K8 LT...

Mematikan Jaringan 2G? Tunggu!

Tahun 2018 ini, saya masih berkeyakinan masih banyak yang menggunakan ponsel 2G. Biasanya, pengguna ponsel ini hanya untuk telepon dan SMS saja. Maklum, jika digunakan untuk berinternet, kualitas jaringannya sangat lamban unuk jaman sekarang dimana sinyal 4G sudah semakin merata. Beberapa waktu yang lalu, Smartfren telah mematikan layanan CDMA-nya. Dengan demikian, sudah tidak ada lagi layanan CDMA (2G ataupun 3G) yang bertahan di Indonesia. Maklum, Smartfren adalah operator CDMA terakhir yang mampu bertahan, saat ini lebih fokus mengembangkan jaringan 4G LTE. Lantas bagaimana dengan nasib pengguna jaringan 2G GSM? Agak dilematis, mengingat masih banyak juga penggunanya. Bukan hanya pengguna feture phone saja, namun juga pengguna smartphone dual sim yang biasanya jaringan nomor kedua di-lock pada jaringan 2G. Saya secara pribadi pun masih menggunakan jaringan 2G untuk bertelepon meski tidak terlalu sering. Beberapa kali sih teman menelepon menggunakan WhatsApp, namun...

Bila Tanpa Media Sosial

Media sosial apapun itu belakangan saya rasakan terlalu berisik untuk hal yang remeh. Platform digital yang sebelumnya berfungsi untuk saling bermasyarakat secara maya ternyata berubah fungsi menjadi media pamer, saling mengungkapkan kebencian dan lain sebagainya. Media sosial itu bebas. Bahkan mungkin karena terlalu bebas, orang bisa saja menjadi pribadi yang berbeda kala berada di media sosial. Jika di kehidupan sebenarnya mungkin dia bisa menjaga sikap (jaim). Beda hal kala di media sosial yang cenderung bisa bebas mengungkapkan apa yang dirasakannya. Saya berpendapat kita perlu memiliki media sosial. Setiap hal memiliki muatan positif dan negatif. Namun saya tetap berpendapat bahwa sebaiknya semua pengguna internet memiliki setidaknya satu akun media sosial. Selain sebagai media berinteraksi, media sosial juga mewakili identitas seseorang di internet. Tentuny identitas yang sebenarnya dengan beberapa batasan menjadi salah satu kontrol diri menjaga sikap di media sosial. Media so...

Jelly Bean di 2017

Indocomtech datang lagi. Pameran teknologi yang katanya terbesar di Indonesia tersebut kembali hadir di Jakarta. Kenapa saya bilang katanya? Karena untuk tahun ini saya merasa Indocomtech tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Entahlah, mungkin karena saya datang pada hari ketiga. Kembali ke judul, seperti biasa di Indocomtech banyak stan yang menawarkan diskon ponsel, komputer, dan segala macam aksesorisnya. Minat saya tentu saja mencari barang clearance sale. Awalnya saya berniat membeli iPhone 5s yang dibandrol 800 ribu di stan Eraphone. Namun karena antrian yang panjang, saya pun mengurungkan niat. Di stan Point 2000 ternyata juga ada clearance sale. Berbekal tanya-tanya dan googling saya akhirnya memilih Alcatel Onetouch Idol X seharga 350 ribu rupiah. Kenapa bisa semurah itu? Karena ini barang display dan hanya tersedia unit tanpa assesoris dan garansi. Barangnya pun sudah ada lecet di sana sini. Ponsel Alcatel Onetouch Idol X ini terbilang tua. Meluncur di tahun 2013 sebenarny...

Sampah Ponsel

Saya masih menggunakan Moto E3 Power saat ini. Kemarin telah mendapatkan pembaruan software yang kecil. Smartphone ini meski baru sekitar setahun, namun agaknya sedikit tertinggal dibanding ponsel-ponsel sekarang. Apalagi penerusnya, Moto E4 dan Moto E4 Plus sudah dirilis. Kebutuhan saya dalam menggunakan ponsel pintar sebenarnya tidak terlalu berat. Saya menggunakan ponsel untuk kebutuhan komunikasi, Email, media sosial dan sesekali mendengarkan musik serta bermain game mobile legend. Dengan kebutuhan tersebut, spesifikasi Moto E3 Power yang di atas kertas sebenarnya biasa saja, mampu mengakomodir segala keperluan saya. Dari sini saya agak berpikir, apa urgensi masing-masing produsen ponsel mengeluarkan produk baru setiap tahunnya. Setahun sekali merupakan waktu yang relatif terlalu cepat untuk berganti ponsel. Seperti saya jelaskan di atas, saat menggunakan E3 Power ini, ternyata masih mampu maksimal mengakomodir segala keperluan. Memang, perkembangan teknologi begitu cepat. Produ...

Smartphone Sesuai Kebutuhan

Seiring dengan perkembangan zaman, ponsel pintar (smartphone) pun mengalami perkembangan yang amat pesat. Salah satu perkembangannya adalah semakin canggihnya ponsel yang senantiasa terhubung dengan internet tersebut. Masing-masing produsen ponsel menawarkan beragam spesifikasi yang teramat canggih hingga pengguna saling berlomba untuk memilikinya. Tak ada salahnya membeli ponsel dengan spesifikasi yang wah. Bahkan, ponsel dengan spesifikasi terbaik menjadikannya amat mudah digunakan. Ponsel canggih mampu menjalankan aktivitas berat sekalipun dengan lancar dan nyaman. Inilah salah satu alasan orang membeli ponsel mahal, selain alasan gengsi tentu saja. Saya pengguna ponsel yang memiliki anggaran terbatas. Saya enggan menggunakan ponsel 'flagship' berharga mahal karena kendala dana. Saya pun tidak terlalu mementingkan spesifikasi di atas kertas. Satu hal yang menjadi pertimbangan saya memilih ponsel adalah, kemampuannya menjalankan aktivitas yang saya butuhkan dengan lancar. ...