Postingan

Work From Home

Sudah hampir satu bulan para pekerja di Indonesia memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (work from home). Kebijakan ini diambil menyusul adanya pandemi virus korona (Corona Virus Disease / COVID-19). Untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan, maka dari itu semua orang diharapkan untuk tidak keluar rumah, pun termasuk untuk bekerja. Dengan diterapkannya WFH (Work From), maka para karyawan akan lebih banyak mengandalkan aplikasi-aplikasi untukmendukung pekerjaannya. Berikut 5 aplikasi yang sering saya gunakan untuk WFH. 1. Office Mobile Aplikasi buatan Microsoft ini seolah menjadi hal yang wajib ada di setiap ponsel. Dengan aplikasi ini,membuat maupun mengedit dokumen tidak harus dilakukan melalui komputer. Saya sering bekerja menggunakan ponsel pintar. Untuk memudahkan saat menggunakannya, saya memadukannya dengan keyboard bluetooth. 2. Spark Email Aplikas email client Spark saya gunakan untuk berkirim dan menerima email. Alasan saya menggunakannya adalah karena aplikasi ini me...

Gawai dan Produktivitas

Benda apa yang selalu Anda gunakan hampir setiap hari? Rata-rata dari Anda akan menjawab ponsel pintar (smartphone). Tidak salah, karena benda tersebut memang sangat akrab dengan kehidupan saat ini. Makin berkembangnya internet, serta gaya hidup serba digital akan semakin menguatkan penggunaan gawai (gadget) seperti ponsel menjadi sangat penting. Hanya saja, penggunaan ponsel pintar kerap kali menjadi kambing hitam penurunan produktivitas seseorang. Orang justru menjadi tidak fokus dalam bekerja karena terganggu dengan notifikasi ponselnya. Padahal seperti yang kita ketahui pula, ponsel pintar juga bisa menjadi alat untuk semakin memudahkan pekerjaan. Kenapa ponsel menjadi kambing hitam menurunnya produktivitas seseorang? Menurut saya ada yang salah dengan penggunaan ponsel kita selama ini. Aplikasi-aplikasi media sosial begitu menggoda kita untuk berinteraksi. Sebagai makhluk sosial, tentunya generasi saat ini memiliki akun medsos sebagai sarana aktualisasi diri. “Candu” bermediasosia...

Bekerja di Era Digital

Saya menulis artikel in dengan menggunakan smartphone dipadukan dengan keyboard bluetooth. Sejauh ini bekerja dengan kedua alat ini termasuk nyaman. Sedikit menghemat waktu ketimbang menggunakan virtual keyboard bawaan ponsel. Zaman sekarang, kemampuan ponsel sudah hampir setara komputer. Pekerjaan “ringan” seperti mengetik bisa dilakukan di ponsel. Dengan kondisi seperti ini, tak heran generasi millenial sekarang sudah tidak terlalu banyak pertimbangan untuk bekerja di mana saja. Alih-alih harus mengeluarkan ponsel, kita sudah bisa bekerja dengan nyaman hanya menggunakan ponsel. Tren bekerja di mana saja sekarang telah mengubah pola pikir serta gaya hidup digital. Sejak internet, ponsel pintar, dan media sosial berkembang, maka muncullah ide-ide serta bisnis-bisnis baru yang “serba online”. Multitasking Dalam Bekerja Tak hanya memudahkan, era digital saat ini mengharuskan kita untuk bisa bekerja secara multitasking. Perangkat yang kita gunakan tidak didesain secara spesifik untuk beke...

Review Microsoft Office for Android

Microsoft meluncurkan aplikasi Office terbaru untuk Android. Aplikasi ini masih berupa akses awal ( BETA ). Untuk mencobanya, saya akan menyertakan link di akhir artikel. Aplikasi ini sudah saya gunakan sekitar dua minggu. Secara keseluruhan, saya puas menggunakan aplikask ini dan memutuskan untuk mencopot aplikasi office  lainnya. Bisa Sinkron dengan OneDrive Karena aplikasi ini dikembangkan oleh Microsoft, maka aplikasi ini memiliki keunggulan untuk dapat disinkronisasi dengan OneDrive. Dokumen yang ada di dalam OneDrive dapat di- edit melalui aplikasi Office. Pun dengan dokumen yang kita buat dapat disimpan di OneDrive agar bisa di- edit  kembali di perangkat lain dengan fitur sinkronisasi otomatisnya. Tidak memiliki akun Microsoft? Office juga memungkinkan dapat menyimpan dokumen ke memori internal ataupun eksternal (microSD). Tempilan aplikasi Office for Android ini sangat sederhana namun kaya fitur. Sesuai namanya, kita dapat membuat maupun mengubah dokumen Office (Excel...

Review Vivo Z1 Pro (4/64) : Tidak Hanya Untuk Gamers

Saya mendapatkan Vivo Z1 Pro (4/64) ketika awal-awal beredar di pasaran. Saya membelinya pada 17 Agustus 2019. Saat itu, versi RAM 6GB belum beredar di pasaran. Bayangan saya ketika awal menggunakannya, ponsel ini diperuntukkan para gamers yang hendak berlama-lama menggunakannya. Maklum, ponsel ini dilengkapi dengan SoC Snapdragon 712 dan baterai besar 5000 mAh. Cukuplah untuk bermain seharian. Setelah menggunakan ponsel ini sekitar 3 bulan, penilaian saya agak sedikit berubah. Ponsel ini menarik untuk dilirik, tidak hanya untuk para gamers  namun juga pengguna kasual seperti orang kebanyakan. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan Anda untuk mencoba ponsel ini meskipun bukan seorang gamers : 1. Layar Lega dengan Tompel Vivo Z1 Pro memiliki layar berukuran 6.53 inch dengan screen to body ratio  mencapai 83.4% serta resolusi Full HD+ 1080p. Dengan layar yang lumayan luas seperti itu, ponsel ini sangat nyaman untuk dipakai bekerja ataupun media sosial. Saya mengetik post ini m...

Asus Zenfone 5 di 2019 : All Rounded Smartphone

Asus Zenfone 5, sebuah ponsel yg launching di 2018. Saat ini, telah resmi ada penerusnya di Indonesia, yakni Zenfone 6. Namun, saya masih menilai Zenfone 5 merupakan ponsel yang serba bisa dan cocok bagi semua orang. Desain Zenfone 5, meskipun keluar di tahu lalu, namun tidak tertinggal. Desainnya masih terbilang mewah di kelasnya. Bahkan, ponsel ini cukup tipis sehingga saya lebih nyaman menggunakannya berlama-lama ketimbang ponsel zaman sekarang yang tebal dan berat. Desain tipis dan ringan ini membawa konsekuensi baterai yang ditanamkan hanya sebesar 3300 mAh. Kalau kita tengok tren saat ini, rata-rata ponsel pintar memiliki baterai di atas 4000 mAh, bahkan Samsung Galaxy M30s memiliki baterai sebesar 6000 mAh. Dengan penggunaan ala saya yang lebih banyak menggunakan ponsel untuk media sosial, bekerja dengan aplikasi Office serta bermain Mobile Legends beberapa game, baterai bisa bertahan hingga 12 jam, dengan lepas charger pada pukul 06.00 dan tersisa sekitar 20% pada pukul 18.00. ...

Mencoba Microsoft Office Baru di Android

Beberapa waktu lalu, Microsoft mengeluarkan aplikasi Beta Microsoft Office untuk versi Android. Sesuai namanya, aplikasi ini ditujukan untuk membuat, melihat, ataupun mengedit dokumen office (.doc, .xls, .ppt) di ponsel.  Bila Google membagi menjadi 3 aplikasi, maka Microsoft mengintegrasikannya dengan hanya 1 aplikasi office dimana di dalamnya terdapat Microsoft Word, Excel, Power Point dan juga PDF reader. Saya termasuk salah satu pengguna yang menyukai penggabungan ini, sebelumnya saya lebih suka menggunakan WPS Office ketimbang harus menginstal 3 aplikasi di ponsel. Tampilan Office di Android ini terbilang sederhana. Di depan, pengguna akan disuguhkan untuk membuat 3 jenis file office. Apabila aplikasi ini disinkronkan dengan akun Outlook, maka pengguna akan melihat dan menyimpan file-file di Onedrive secara langsung. Fitur ini sangat membantu saya, karena dapat membuka kembali serta mengedit dokumen dimanapun dan kapanpun ada waktu.  Hampir semua fitur Microsoft Office ve...